Lebah Kelulut, Si Hitam Kecil yang Menghasilkan Madu Kaya Manfaat

Madu kelulut merupakan jenis madu yang mungkin cukup jarang terdengar. Madu yang memiliki nama lain stingless bee honey, atau madu meliponin ini berasal dari lebah Trigona itama dan Trigona thoracica.

Kelulut merupakan serangga kecil berwarna hitam, dengan panjang tubuh antara 3-4 mm, serta rentang sayap 8 mm. Lebah pekerja memiliki kepala besar dan rahang panjang, sedang lebah ratu berukuran 3-4 kali ukuran lebah pekerja, perut besar mirip laron, berwarna kecokelatan dan mempunyai  sayap pendek.

“Serangga sosial ini hidup berkelompok, membentuk koloni. Satu koloni berjumlah 300 sampai 80.000 lebah. Hidupnya di daerah tropis dan subtropis seperti Amerika Selatan, Australia, dan Asia Tenggara. Di Indonesia, sering disebut kelulut [Kalimantan], galo-galo [Sumatera], klanceng, lenceng [Jawa] dan te’uweul [sunda].”

Pertahanan Lebah Kelulut

Lebah kelulut berbeda dengan lebah madu biasa karena ia merupakan spesies lebah yang tidak menyengat. Kelulut merupakan kumpulan lebah yang tergolong dalam famili Apidae. Kelulut sebenarnya memiliki sengat, namun berbedaa dengan lebah madu biasa, bisa sengatan kelulut telah dikurangkan dan tidak dapat digunakan sebgai pertahanan diri kelulut. Jadi, kelulut tidak akan menyegat apabila diprovokasi. Meskipun demikian kelulut mempunyai pertahanan yang lain yaitu gigitan yang menyakitkan. Sebagian spesies kelulut seperti genus Oxytrigona akan menghasilkan asid formic yang bisa mengakibatkan luka bakar apabila terkena pada kulit.

Gambar 1. Lebah kelulut mencoba menggigit manusia sebagai bentuk pertahanan

Sistem Kasta Lebah Kelulut

Pada umumnya diketahui lebah merupakan serangga dengan tingkat sosial yang tinggi (eusocial) yang mempunyai sistem matriarchy. Dalam sistem tersebut, peranan atau fungsi setiap kastanya jelas. Terdapat tiga kasta dalam koloni lebah kelulut yaitu ratu (queen), pekerja (worker), dan kelulut jantan (drone).

Ratu lebah kelulut dara hanya bisa sekali melakukan perkawinan dengan lebah kelulut jantan. Berbeda halnya dengan lebah madu biasa, dimana ratunya bisa melakukan perkawinan dengan beberapa lebah jantan. Kelulut pekerja merupakan kelulut betina. Kelulut betina ini bisa menjadi ratu bergantung kepada jumlah polen yang dimakan dan komponen genetik. Untuk kelulut jantan hanya berfungsi untuk melakukan perkawinan dengan ratu saja. Jadi, apabila bukan musim perkawinan, kelulut jantab hanya akan berterbangan mencari makan saja.

Pakan Lebah Kelulut

Lebah kelulut bergantung kepada bunga untuk mendapatkan nektarnya dan bunga juga memerlukan lebah madu kelulut sebagai penyerbuk bunga. Namun, lebah madu kelulut ini tidak hinggap pada semua bunga. Hanya bunga tertentu dan waktu tertentu yang sedang mekar saja. Bunga yang mekar akan menghantarkan signal yang dipahami oleh lebah madu kelulut. Meskipun begitu, apabila tidak tepat pada waktunya, kelulut tidak akan mendapatkan nectar dari bunga tersebut. Berikut spesies yang disukai lebah madu kelulut dan mudah untuk dibudidayakan, diantaranya bunga Dombeya, bunga Porana volubilis, bunga kertas, bunga Batavia, bunga Kaliandra Luciana, bunga Angelonia (Angelonia angustifolia), dan Bunga Air Mata Pengantin (Antigonon leptopus).

Manfaat Madu Kelulut

Madu kelulut memiliki keunggulan dibandingkan dengan lebah madu biasa, salah satu keunggulan tersebut adalah memiliki kadar air yang lebih tinggi. Selain itu, madu jenis ini juga memiliki kadar antioksidan yang tinggi dan total karbohidrat lebih rendah. Dengan penjelasan tersebut diketahui manfaat madu kelulut bagi kesehatan cukup beragam, diantaranya sebagai berikut:

·         Baik untuk penyembuhan luka

·         Membantu mencegah infeksi

·         Mengatasi peradangan

·         Menangkal radikal bebas

·         Mencegah penyakit kronis

·         Menurunkan resiko kanker

·         Menurunkan berat badan

·         Agen antibakteri alami

·         Memperkuat system imun

·         Berpotensi menjaga Kesehatan otak

·         Memiliki efek antiaging

·         Baik untuk penyandang diabetes

·         Menurunkan kolesterol

·         Menurunkan risiko penyakit jantung.





Sumber:
https://beetoq.com/7-fakta-menarik-lebah-kelulut
https://www.zegahutan.com/2021/03/lebah-kelulut-klasifikasi-pengenalan.html
https://www.ceriasihat.com/semuanya-tentang-madu-kelulut/
https://monga.id/2017/08/budidaya-lebah-kelulut-penghasil-madu-kualitas-tinggi-sembari-menjaga-kearifan-lokal-ketapang/
https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3648728/kenali-madu-kelulut-dan-manfaatnya-bagi-kesehatan
https://fp.unila.ac.id/budidaya-lebah-madu-tanpa-sengat-dipekarangan-rumah/
https://news.detik.com/berita/d-5988148/mengintip-geliat-budi-daya-lebah-kelulut-di-taman-nasional-riau

Komentar

  1. wah infonya sangat bermanfaatt, kunjungin blog aku juga ya https://genzedutime.blogspot.com/2022/07/potensi-lebah-kelulut-sebagai-penghasil.html

    BalasHapus

Posting Komentar